Thursday, April 22, 2021

Resonansi Dalam Mangkuk

 Resonansi Dalam Mangkuk


Pada suatu ketika ada seorang pria yang sedang mencari mangkuk dengan kualitas yang bagus. Jadi dia pergi ke toko porselen paling terkenal di kota. Untuk menguji kualitas mangkuk tersebut, dia mengambil salah satu dari mangkuk itu dan membenturkan nya dengan lembut dengan mangkuk yang lainnya.

Tes nya adalah sebagai berikut: Saat membenturkan mangkuk yang satu dengan mangkuk yang lain, jika dia bisa mendengar resonansi yang indah, maka dia tahu bahwa dia telah menemukan mangkuk yang bagus.

Tampaknya pria itu tidak beruntung pada percobaan pertamanya, karena suara yang tercipta justru membosankan. Dia mencoba yang kedua tidak berhasil juga. Kemudian dia mencoba yang ketiga dan yang keempat betapa mengecewakannya. Tidak ada mangkuk yang dipamerkan yang mampu menimbulkan resonansi yang indah, suara indah yang sangat ia nantikan.

Ahli pengrajin tua itu melihat nya, dan tau bahwa pria itu terlihat kebingungan. “Hai, anak muda” Sapa ahli pengrajin tua itu. Sambil mengambil salah satu mangkuk lain yang ada di pajangan di toko itu. “Mengapa Anda tidak menggunakan mangkuk ini untuk menguji nya? bukan yang di tangan Anda.” Lanjutnya, memberi saran.

Jadi pria itu melakukan apa yang dikatakan orang tua itu dan sekarang saat dia membenturkan mangkuk itu dengan mangkuk lainnnya yang dipajang di toko tersebut. Setiap mangkuk seolah ‘bernyanyi’.  “Mangkuk-mangkuk ini berhasil menghasilkan resinansi yang bagus” Ucap pria itu. Senang.

“Tapi kenapa dalam percobaan sebelumnya aku tidak bisa mendengar resonansinya?” Tanya pria itu kebingungan.

“Karena mangkuk yang kamu gunakan untuk untuk menguji nya adalah mangkuk yang cacat” Kata tuannya, “Maafkan aku tapi itu salah satu yang rusak dan akan dibuang” Lanjutnya.

Tidak kah kita sadari? Dalam hidup, dalam hidup kita, kita tidak bisa mengharapkan mendapatkan resonansi dari mangkuk yang lain, jika mangkuk yang kita miliki adalah mangkuk yang buruk, cacat atau bahkan mangkuk yang sudah sepantasnya dibuang. Tak jarang hal itu juga terjadi dalam kehidupan kita.

How can u expect love if u cant love?

How can u expect the beauty, if you only see “the ugly” in everyone else?

How can u see the truth, if you yourself just lie?

Give to receive ‘n life will be yours



No comments:

Post a Comment