Ahli Teh dan Seorang Samurai
Pada suatu ketika di gunung
hiduplah sang ahli teh yang terkenal keahliannya. Dalam seni ini tak
tertandingi dan banyak yang datang dari jauh untuk duduk di rumah tehnya. Tetapi
suatu hari seorang samurai yang tidak sabar terbakar lidahnya marah pada teh
hijau tuannya, dia menantang tuannya untuk berduel.
Saat prajurit itu menghunus
pedangnya, tuannya berpaling ke murid mudanya. Saya tidak melakukan apa-apa
selain membuat teh seumur hidup saya. Duel ini pasti akan menjadi akhir dari
hidup saya. Rumah teh ini akan menjadi milikmu, muridku. Siswa itu berteriak
dan menangis, “tidak tuan, ambil pedangku ini, berjuanglah. Angkat pedang ini
sama seperti engkau mengangkat teko teh mu itu.”
Sang master berjalan perlahan ke arah halaman dan samurai itu bergegas untuk menyerang. Lalu tuannya menutup matanya dan mengangkat senjatanya mengarah ke surga dengan ‘anggun’ dan dengan kekuatan yang sama seperti ketika dia melakukan ritual minum teh nya.
Melihat keseimbangan yang dilakukan oleh ahli teh itu, sang samurai
panik dan berpikir orang tua ini pasti ahli pedang. Samurai itu pergi melarikan
diri dari rumah teh tersebut dan tidak pernah kembali lagi.
Kalian lihat? Dalam hidup kita, untuk
benar-benar menguasai satu keterampilan jauh lebih baik daripada mencoba
belajar berbagai keterampilan. Untuk tampil lebih tangguh di dunia ini kita
perlu terus-menerus ‘ditekan’ untuk melakukan banyak tugas dan mampu
beradaptasi dengan situasi apa pun. Namun apa yang benar-benar membuat sesuatu
hal itu efektif dalam bekerja dan bermain adalah menemukan apa yang benar-benar
kita kuasai dan mencurahkan energi sebanyak mungkin untuk mengembangkan diri
kita dalam hal tersebut.
Jadi singkirkan semua rintangan,
lakukanlah apa yang ingin kita lakukan dan nikmatilah.
Serta percaya pada keahlian unik kita tersebut mampu membuat kita melewati situasi apa pun dalam kehidupan kita.

No comments:
Post a Comment