Tuesday, July 19, 2016

Berperang dan Menanglah !!

Berperang dan Menanglah !!

                Selalu ada hal baru untuk ditulis dan diceritakan. Sepertinya Sang Empunya Alam ini selalu membuat ciptaan nya seolah ‘memanggil’ dan mencari tuannya, untuk dapat menyampaikan setiap pesan-pesan kehidupan. Dan seperti nya saat ini saya kembali beruntung karena dapat menangkap dan menyampaikan pesan-pesan tersebut. Sebelum menuliskan nya, tentu saya tidak lupa menyapa secangkir kopi, yang sudah saya siapkan sebelumnya.

                Kali ini, Sang Empunya Alam ini seakan membiarkan mahkluk nya yang paling sempurna untuk ‘bernyanyi’. Nyanyain disini bukanlah tentang nada atau lirik, tapi tentang sikap yang terpancar dari mahkluk yang sempurna, yaitu manusia. Bersyukur sekali rasanya bisa menangkap satu  dari sekian banyak nyanyian tersebut. Dalam beberapa hari terakhir ini nyanyian yang berhasil saya tangkap adalah nyanyian tentang peperangan. Perang ini bukan tentang adu fisik, atau adu kekuatan senjata, tapi perang melawan setiap sifat-sifat buruk yang ada dalam diri setiap manusia, mahkluk yang dianggap ciptaan paling sempurna dari Sang Empunya Alam ini.

                Siapa dari temen-temen disini yang pernah berperang ? Perang melawan ego sendiri, perang melawan kemalasan, perang melawan ketidak-pede-an, dll. Saya yakin pasti temen-temen pernah mengalami nya. Diantara banyak nya jenis peperangan itu, semuanya mengacu kepada satu hal, yakni diri sendiri. Jadi tidaklah salah jika saya sebut bahwa dalam konteks ini peperangan kita adalah melawan diri sendiri. Mengapa penting bagi kita untuk berperang melawan diri sendiri ? Karena peperangan kita dengan segala hal yang ada diluar sana baik itu mengenai peperangan di dunia kerja, dunia pendidikan, kuliah, sekolah, bahkan di dunia pergaulan pun itu semua ditentukan oleh sikap kita, karena tak jarang justru sikap kita yang tidak sesuai dengan kebenaran itu yang menimbulkan peperangan yang sesungguhnya.

                Seberapa banyak dari kita yang pernah atau bahkan sering mendengar istilah ‘perang melawan diri sendiri’ ? namun bukan itu yang penting, pertanyaan selanjutnya adalah seberapa banyak dari kita yang telah memenangkan peperangan tersebut ? jawaban nya tentu akan berbeda, karena setiap orang punya pengalaman yang berbeda-beda pula.

                Ada sebuah kisah menarik tentang betapa pentingnya kita menaklukan diri sendiri. Dalam sebuah kejuaraan lomba lari yang diikuti oleh ribuan pelari dari berbagai daerah, ada seorang pelari yang berhasil mencuri perhatian banyak orang. Ia berhasil mencuri perhatian banyak orang karena pencapaian nya dalam kejuaraan tersebut. Ia berhasil menjuarai kejuaraan lomba lari tersebut dan bahkan meninggalkan pelari-pelari lain dibelakangnya dengan jarak yang sangat jauh. Sontak hal itu menjadi bahan perbincangan, tidak hanya diantara pelari yang mengikuti lomba tersebut, tetapi termasuk orang-orang yang menonton pun tergugah dengan pelari itu. Saat diwawancarai tentang kunci kemenangan nya itu, sang pelari menjawab dengan bijaknya, bahwa kunci kemenangan nya adalah ia tidak berpikir untuk mengalahkan pelari lain dalam lomba tersebut, ia hanya fokus untuk mengalahkan record nya sendiri. Ia berkata bahwa pelari yang sibuk untuk mengalahkan orang lain akan kalah karena ia sibuk melihat orang lain, dan akan tertinggal, sedangkan ia hanya fokus pada tujuan nya untuk memecahkan recordnya sendiri tidak peduli orang lain akan mengejarnya atau bahkan menyusul nya atau tidak. Ia bertanding melawan diri nya sendiri, bukan melawan pelari lain.

                Dari kisah tersebut kita dapat belajar bahwa kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas kemampuan kita megalahkan orang lain, tetapi ketika kita mampu mengalahkan diri sendiri. Karena ketika kita berlari di jalur kemenangan yang kita impikan, kita harus melawan dan mengalahkan rasa takut, rasa malas, rasa ketidak-pede-an, ke-ego-an, dan semua sifat-sifat buruk lainnya. Itulah kemenangan yang sejati, ketika kita mampu mengalahkan diri sendiri.

                So, udah saat nya bagi setiap kita juga mampu untuk mendapatkan kemenangan yang sejati itu, bukan kemenangan atas orang lain, tapi kemenangn atas diri sendiri, melawan setiap keterbatasan diri, melawan sifat-sifat yang menghambat kita untuk untuk bertumbuh. Dan yakinlah bahwa setiap kesaksian dari kemenangan sejati kita sudah dinantikan oleh orang lain disekitar kita.


Semangat ‘n God Bless

No comments:

Post a Comment