Monday, June 13, 2016

Keep Running !!

Keep Running !!
               
Thomas Alva Edison. Kita semua pasti tau dong dengan nama itu ? setidak nya jika kita tidak mengenal namanya, pasti kita mengenal karya-karyanya. Yap, Thomas Alva Edison adalah penemu paling berpengaruh dalam sejarah. Ia adalah seorang penemu dengan 1.093 paten penemuan atas namanya. Luar biasa bukan ? tapi kali ini kita tidak akan membahas tentang Thomas Alva Edison, tetapi kita akan belajar dari seseorang bernama Nancy Matthews Edison. Bagaimana dengan nama yang satu ini, Nancy Matthews Edison, apakah teman-teman mengenalnya ? atau mungkin pernah mendengar namanya ? nama yang satu ini memang tidak sepopuler nama Thomas Alva Edison yang kita kenal dengan penemuan-penemuan nya, tapi ada kisah menarik dalam kehidup nya. Nah, nama Nancy Matthews Edison adalah ibu dari Thomas Alva Edison.

Suatu hari seorang bocah berumur 4 tahun yang agak tuli dan bodoh di sekolah, yang kita kenal dengan nama Thomas Alva Edison, pulang ke rumah nya dengan membawa secarik keras dari gurunya. Dalam kertas itu berisikan pesan dari guru tersebut untuk Thomas Alva Edison, dalam surat itu tertulis

" Tommy, anak ibu, sangat bodoh. kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah."

sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh,

" anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia."

Tommy bertumbuh menjadi Thomas Alva Edison, salah satu penemu terbesar di dunia. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju. Tak banyak orang mengenal siapa Nancy Mattews, siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius?  jawabannya adalah Nancy Mattews, ibunya.
Yap, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. Nancy memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Tommy dirumah, ia menjadikan puteranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya berarti. Nancy juga yang memulihkan kepercayaan diri Thommy, dan hal itu mungkin sangat berat baginya. Namun ia tidak sekalipun membiarkan keterbatasan membuatnya berhenti.
Itu adalah kisah singkat bagaimana perjuangan Nancy Matthews dalam mendidik anaknya. Menarik bukan ? Pantang menyerah ! itu adalah satu dari sekian banyak poin penting dalam kisah tersebut. Bukti bahwa seseorang yang memiliki semangat pantang menyerah itu adalah bahwa seseorang itu mau terus berusaha, tidak mudah dikalahkan oleh keadaan, tidak mudah terpengaruhi oleh situasi sulit, sebaliknya dialah yang mengubah situasi tersebut, dari yang sulit menjadi mudah. Agak sulit memang melakukan nya, namun bukan berarti kita tak bisa melakukan nya kan ? dan Nancy Matthews telah membuktikan nya.
Keep running ! teruslah berlari ! teruslah dan berlari, dua kata menarik, yang akan kita pelajari bersama. Teman-teman  pasti sudah tau dengan kata –kata tersebut dong ?  Kata ‘teruslah’ disini berarti  bersinambung atau tiada henti, sedangkan kata ‘berlari’ disini maksudnya adalah ‘bergerak’ (tidak diam saja/ melakukan usaha) dengan lebih (tidak biasanya). Jadi, kunci untuk tidak mudah menyerah adalah cobalah terus-menerus ! ‘berlari’lah terus-menerus! Keep running !
Namun, tidak menutup kemungkinan,  bahwa ada juga faktor –faktor yang tidak mendukung kita untuk bisa bergerak mencapai tujuan kita. Seperti takut gagal, tidak percaya pada potensi diri, dan tidak mendapat dukungan dari orang lain.
                Takut gagal
Takut adalah hal yang wajar, namun jika rasa takut itu jadi menghalangi kita untuk melangkah maju, itulah yang berbahaya. Takut bukan untuk dihindari, tapi dicari solusi nya. Percayalah bahwa setiap orang punya kemampuan untuk dapat mengatasi masalah dalam hidupnya, dan hal itu didapat dari pengalaman, dan pengalaman itu didapat setelah kita mencoba nya, jadi jangan takut untuk gagal.

Tidak Percaya Diri
Tidak percaya diri dikarenakan seseorang tidak mengenal betul siapa dirinya. Dalam artikel sebelumnya, dijelaskan bahwa setiap kita punya potensi dan perannya masing-masing yang telah ditentukan dan diberikan langsung dari Tuhan pada kita sebagai bentuk keberhargaan diri kita. So, ga usah lagi ngerasa minder ato tidak percaya diri

Tidak mendapat Dukungan
Coba kita lihat tokoh-tokoh besar dunia yang telah berhasil dalam bidang nya, justru banyak dari mereka yang berhasil walalupun tidak mendapat dukungan (penolakan). Seperti kisah di atas, Thomas Alva Edison pun mengalami penolakan dari sekolah nya, lalu ada J.K Rowling penulis yang harus mengalami penolakan lebih dari 10 penerbit sebelum akhirnya novel nya bisa kita kenal sekarang ini.
Saya percaya bahwa setiap kita juga pasti memiliki pengalaman tersendiri tentang perjuangan dan semangat kita dalam menggapai sesuatu, dan akan menyenangkan rasanya jika kita mengingatnya kembali, bagaimana kita berhasil mencapai tujuan kita, seperti sebuah kemenangan besar. Bayangkan jika kita dapat mengalami kemenangan itu setiap hari ? wah, pasti hidup kita juga ga akan biasa-biasa aja yah. Coba ingat-ingat lagi pengalaman kita saat berhasil jadi juara kelas atau saat kita berhasil menjuarai suatu perlombaan, atau ketika kita berhasil menolong orang lain yang kehilangan barang berharganya, atau ketika kita menjadikan hidup kita berharga buat orang lain disekitar kita, waaaahh, semua itu menyenangkan bukan ?
Sama seperti semangat yang dimiliki Nancy Matthews dalam mendidik anaknya, yang seakan menghidupkan dunia, kita juga harus memiliki semangat pantang menyerah seperti itu. Coba bayangkan jika Nancy Mattews, ibu nya Thommy menyerah dengan keadaan anaknya yang bodoh, agak tuli, dan mau dikeluarkan dari sekolah, mungkin dunia ini masih gelap karena tidak adanya lampu yang diciptakan oleh Thomas Alva Edison.
Jadi, teman-teman, kita harus yakin bahwa dengan semangat yang kita miliki, kita juga mampu menghidupkan dunia. Mungkin saat ini kita sudah punya rencana dan impian untuk masa depan kita, dan dari apa yang saat ini sedang kita kejar dan impikan, jika kita terus mengejarnya dengan semangat seperti yang ditunjukan oleh ibu Thomas Alva Edison, maka kita juga akan mampu untuk menghidupkan dunia dengan setiap potensi yang telah Tuhan berikan dan dengan karya yang akan kita ciptakan. Semangat ‘n keep running !

No comments:

Post a Comment