Wednesday, July 4, 2018

Aku Mengerti

Aku tau semua ada waktunya.
Ada waktu untuk tersenyum, tertawa, menangis, berharap, semuanya akan kita alami.
Dan kini adalah waktunya untuk kembali mengerti tentang perjalanan yang sudah ditempuh.

senangkah ? sedihkah ? puaskah ? entahlah, aku hanya harus mengerti.
Tak bisa dipungkiri dalam setiap perjalanan pasti ada kekosongan diri. 
Mencoba melihat lingkungan  tapi apa daya, mungkin mereka lupa.
Oia, mungkin mereka lagi ada dalam surga imajinasi, tunggulah sampai ada di kawah berduri, pasti mereka datang mengantri.

Aku tersenyum. Mencoba melanjutkan langkah perjalanan. tapi kini jauh lebih lamban.
Tak apa, pikirku, yang penting bisa terus berjalan.
Namun langkahku benar-benar tertahan pada senbuah persimpangan.
Berdiri. 
Sendiri. 
Mengamati.
Ya, dalam perhentianku kali ini aku tidak hanya berdiri sendiri, tapi kini aku mengamati.
Aku tidak mau kalah untuk kesekian kalinya.
Kekalahan yang terus menghentikan langkahku.
Aku melihat hal-hal yang aku impikan menari-nari di sebrang persimpangan ini.
Kini aku mengerti.
Setiap persimpangan membawaku melihat perjalanan dan kembali fokus pada tujuan.
Aku bersyukur Tuhan membawaku kesini.
Kini Aku mengerti.
Aku harus terus berjalan meskipun dengan langkah yang lamban.
Aku bersyukur Tuhan membawaku kesini.
Kini Aku mengerti.
Betapa baiknya Tuhan yang menghentikan langkahku agar aku tidak salah melangkah.
Dia mau aku mengerti apa yang ada dalam perjalananku. Dia sangat peduli.
Kini Aku mengerti
Aku mengerti, Tuhan.
Aku mengerti.



No comments:

Post a Comment