Wednesday, April 21, 2021

Ahli Teh dan Seorang Samurai

Ahli Teh dan Seorang Samurai

 

Pada suatu ketika di gunung hiduplah sang ahli teh yang terkenal keahliannya. Dalam seni ini tak tertandingi dan banyak yang datang dari jauh untuk duduk di rumah tehnya. Tetapi suatu hari seorang samurai yang tidak sabar terbakar lidahnya marah pada teh hijau tuannya, dia menantang tuannya untuk berduel.

Saat prajurit itu menghunus pedangnya, tuannya berpaling ke murid mudanya. Saya tidak melakukan apa-apa selain membuat teh seumur hidup saya. Duel ini pasti akan menjadi akhir dari hidup saya. Rumah teh ini akan menjadi milikmu, muridku. Siswa itu berteriak dan menangis, “tidak tuan, ambil pedangku ini, berjuanglah. Angkat pedang ini sama seperti engkau mengangkat teko teh mu itu.”


Sang master berjalan perlahan ke arah halaman dan samurai itu bergegas untuk menyerang. Lalu tuannya menutup matanya dan mengangkat senjatanya mengarah ke surga dengan ‘anggun’ dan dengan kekuatan yang sama seperti ketika dia melakukan ritual minum teh nya.

Melihat keseimbangan yang dilakukan oleh ahli teh itu, sang samurai panik dan berpikir orang tua ini pasti ahli pedang. Samurai itu pergi melarikan diri dari rumah teh tersebut dan tidak pernah kembali lagi.

Kalian lihat? Dalam hidup kita, untuk benar-benar menguasai satu keterampilan jauh lebih baik daripada mencoba belajar berbagai keterampilan. Untuk tampil lebih tangguh di dunia ini kita perlu terus-menerus ‘ditekan’ untuk melakukan banyak tugas dan mampu beradaptasi dengan situasi apa pun. Namun apa yang benar-benar membuat sesuatu hal itu efektif dalam bekerja dan bermain adalah menemukan apa yang benar-benar kita kuasai dan mencurahkan energi sebanyak mungkin untuk mengembangkan diri kita dalam hal tersebut.

Jadi singkirkan semua rintangan, lakukanlah apa yang ingin kita lakukan dan nikmatilah.

Serta percaya pada keahlian unik kita tersebut mampu membuat kita melewati situasi apa pun dalam kehidupan kita.