Monday, June 1, 2020

Perahu Kosong





Para Taois, atau pemeluk agama/ajaran Taoisme memiliki ajaran terkenal tentang perahu kosong yang menabrak perahu Anda di tengah sungai. Cerita yang sederhana namun memiliki makna yang luar biasa. Bayangkan jika kita sedang berada di tengah sungai dengan menaiki sebuah perahu, lalu tiba-tiba ada sebuah perahu kosong yang datang menabrak perahu kita. Apa yang akan kita lakukan? Kita tidak mungkin marah pada perahu kosong, bukan? Kita mungkin bisa saja marah jika yang menabrak itu adalah seseorang yang mungkin atasan/bos kita atau bahkan seseorang yang tidak kita sukai. 

            Inti dari cerita ini adalah bahwa banyak kejadian atau hal-hal menyebalkan yang terjadi dalam hidup kita, tidak mendapat dukungan, direndahkan, difitnah, dicurangi, dibully, dan banyak orang-orang menyebalkan lain, yang sebenarnya mereka adalah perahu kosong dan tanpa kemudi. 

            Mereka secara kompulsif didorong untuk bertindak seperti yang mereka lakukan dengan luka mereka sendiri yang belum sembuh. Oleh sebab itu mereka sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan dan hanya memiliki kendali yang sedikit akan hal itu.

            Sama seperti cerita perahu kosong yang menabrak perahu kita tadi, mereka yang bertindak tidak ramah dan bahkan cenderung menyebalkan didorong oleh kekuatan alam bawah sadar dari luka dan rasa sakit mereka sendiri yang sedang mereka alami atau bahkan luka yang pernah terjadi di masa lalu.
            Orang-orang yang berlaku cenderung menyebalkan sebenarnya mereka sedang menjadi tawanan dari keluhan masa lalu yang belum sembuh. Kebesaran hati dan rasa kasih kepada mereka yang mampu membuat kita tidak reaktif terhadap sikap mereka, bahkan dengan sikap baik kita, kasih yang kita berikan bisa turut membantu menyembuhkan setiap mereka.

*inspired by Youtube Chanel: Dare To DO Motivation

Translating 'n editing by me