Tuesday, July 5, 2016

Menembus Kemustahilan


Menembus Kemustahilan
             

   Kemustahilan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata ini berasal dari kata “mustahil” dan memiliki arti “tidak mungkin (terjadi)”. Dari pengertian tersebut, mungkinkah kita dapat ‘menembus’ sesuatu yang tidak mungkin terjadi ? sebelumnya kita harus mengetahui bahwa kita menganggap sesuatu itu mustahil ketika kita tidak mampu menguraikan atau menjabarkan sesuatu secara hukum kausalitas atau hukum sebab-akibat. Ketika sesuatu itu tidak dapat dijabarkan secara logis maka biasa nya hal itu disebut mustahil. Sebagai contoh, mungkin beberapa ratus tahun yang lalu, adalah mustahil jika kita ingin berbicara dengan seseorang yang jaraknya ribuan kilometer jauhnya dari kita, atau kita ingin menempuh jarak yang sangat jauh dengan waktu yang singkat, tapi saat ini kita telah mengenal berbagai macam alat komunikasi yang dapat membantu kita untuk dapat berkomunikasi dengan siapa saja walaupun dengan jarak yang sangat jauh, dan mengenal pelbagai alat transportasi yang membantu kita untuk pergi ke tempat yang jauh dengan waktu yang singkat.
             
   Pernahkah teman-teman mengalami kemustahilan dalam hidup ? jika pernah, maka kalian bukanlah satu-satu nya orang yang pernah mengalamim kemustahilan dalam hidup. Sama seperti seorang tokoh dunia bernama Alan Mathison Turing, dia adalah seorang peneliti dan ahli dalam bidang matematika dan berkebangsaan Inggris. Dengan kepintaran nya dalam ilmu matematika, ia turut serta dalam perang dunia II dan bekerja secara rahasia untuk pemerintah Inggris. 

Kepintaran nya dalam matematika membawanya dalam sebuah tugas rahasia bersama beberapa orang lainnya untuk memecahkan pesan yang dienkripsi oleh mesin Enigma Jerman, yang menyediakan data intelejen penting untuk sekutu. Ia seperti diperhadapkan dengan kemustahilan, karena buat sebagian orang pada saat itu sangatlah tidak mungkin jika mengalahkan mesin Enigma buatan Jerman.
           
     Dalam tugas rahasia nya itu, untuk memecahkan Enigma Jerman, ia bekerja keras untuk menciptakan sebuah mesin tandingan yang diharapkan mampu memecahkan berbagai pesan yang dienskripsi oleh Enigma. Setelah upaya beberapa tahun untuk menyelesaikan mesin buatan nya sendiri, dan bahkan harus mengalami banyak penolakan dan cacian dari rekan setim dan atasan nya, akhirnya mesin buatan nya berhasil. Mesin yang dikenal sebagai Bombe itu ia namai dengan nama ‘Christoper’. Akhirnya dengan mesin ciptaan nya sendiri ia mampu memecahkan pesan-pesan rahasia dari mesin Enigma Jerman dan membawa Inggris memenangkan perang tersebut. Mesin itulah yang selanjutnya dikembangkan menjadi komputer
          
      Cerita yang menarik bukan ? siapa sangka bahwa kemenangan Inggris dalam Perang Dunia II tidak lepas dari peran penting seorang ahli matematika. Dari cerita itu kita bisa menilai bahwa Alan Turing tidak hanya mampu membawa Inggris mengalahkan Jerman, namun Alan Turing juga berhasil untuk mengalahkan keterbatasan dirinya. Itulah yang membawa nya berhasil menembus kemusatahilan. Itu juga lah yang terpenting bagi kita untuk dapat menembus kemustahilan. Sekarang, kemustahilan apa yang sedang kita hadapi ? kunci nya adalah jangan membatasi diri kita, dan lampauilah keterbatasan diri kita, karena ketika kita mampu mengatasi keterbatasan diri kita, kita juga mampu mengatasi kemustahilan itu.
            
    Dalam hal ini kemustahilan juga identik dengan kekuasaan. Selain kekuasaan dalam diri kita yang mampu mengalahkan keterbatasan diri, kita juga perlu kekuasan yang tidak terbatas untuk dapat menembus kemustahilan, dan kekuasaan yang tak terbatas itu hanya kita dapati dalam Tuhan. Tuhan juga yang berkuasa untuk memampukan kita melakukan segalanya. Seperti sebuat statement yang sering kita dengar bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Oleh karena itu penting bagi kita untuk tetep terus menggantungkan hidup kita pada Tuhan.
          
      So, jangan batasi diri, dan gantungkanlah hidup kita pada Tuhan agar kita mampu mengatasi setiap kemustahilan yang kita hadapi. Semangat ‘n God Bless

Kata "mustahil" hanya ada dalam kamus orang-orang dungu.
~Napoleon~